Kecerdasan: Apa yang dinilai cerdas beraneka ragam tergantung kebudayaan. Sebagai contoh, ketika diminta untuk mengelompokkan sekumpulan pisau yang bercampur dengan buah, suku Kpelle mengambil pendekatan fungsional. Seorang partisipan Kpelle menyatakan “pisau dikumpulkan dengan buah karena pisau berguna untuk memotongnya.” Ketika ditanya bagaimana orang yang bodoh akan mengelompokkannya, mereka mengatakan orang bodoh adalah yang mengumpulkan pisau dengan pisau dan buah dengan buah (pendekatan linguistik) yang justru kita anggap cerdas. Pengukuran Kecerdasan Untuk mengukur kecerdasan, ilmuan menggunakan istilah IQ. Tes IQ dapat dinilai kekuatannya berdasarkan seberapa kuat mereka bertopang pada faktor g. Faktor g adalah faktor kecerdasan umum yang dimiliki semua manusia tanpa melihat kebudayaan, pendidikan dsb. Walau begitu, faktor g sangat sulit … a href='http://www.faktailmiah.com/2011/04/24/kecerdasan.html'Continue reading span class='meta-nav'→/span/a
http://makha3237.nomor1.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar